Sajak Pelikat Lusuh

Pada September 30th, 2008, ia ditulis oleh Al-Irfan

Pelikat Lusuh 

Terampai kembali,
Pelikat lusuh di gerobok,
Berteman rehal buruk.

Katanya menadah rindu,
Pada tangan memaut perut,
Kaki yang melutut bengkok,
Punggung menanggung sujud yang
Memberat sayu.

Alunan indah cuma bersisa gema,
Nostalgia nan lalu.

Rajuk terpuruk sedalamnya.
Cemburukan kilau cahaya,
Si songket Syawal.

Al-Irfan
Numazu 20081001

p/s: Menyambut lebaran keseorangan di dalam bilik. Pihak kedutaan sudah serik untuk sambutan agaknya.

  

Jemput menjenguk entri yang lain. Pilih di bawah.