Balada orang-orang kalah..

Pada May 19th, 2007, ia ditulis oleh Al-Irfan

Satu lagi karya Indonesia yang buat aku terkedu sebentar.

Mengapa karya dari seberang yang jadi bacaanku sejak akhir-akhir ini? Jawapannya kerana aku terbawak-bawak dengan penghayatan kamus Wak Jaman yang aku pernah sebutkan dulu.

Mari kita hayati apakah moral disebaliknya.

Balada Orang-orang Kalah

oleh Taufik Ismail, 2003

 

Barangkali kita cuma lelah setelah berabad berdebat,

Melihat pohon dan gunung bertumbangan satu-satu,

Lembah dan kali bertumpukan batu-batu,

Dan hujan yang enggan turun ke tanah

 

Barangkali kita cuma lelah setelah berabad marah,

Melihat sungai dan laut menghitam oleh oli tumpah,

Kapal ikan yang tak henti menebar jala,

Mengusir perahu-perahu nelayan ke tepian

 

Barangkali kita cuma lelah kehabisan daya,

Menghirup asap mobil yang memadati udara,

Bau busuk menyengat dari sampah berserakan,

Parit mampat di seluruh pelosok kota.

 

Barangkali kita lelah hampir menyerah,

Pada hukum alam yang mulai berubah,

Barangkali kita lelah karena cahaya api telah padam,

Dihembus angin kencang tanpa halangan.

 

Barangkali kita lelah karena kita sudah lelah,

Kehabisan tenaga kehabisan darah.

Moral: —-hmm.. boleh la fikir-fikirkan bersama———-





Jika punya waktu, silakan menjenguk ke entri saya yang lain, ya. Klik tajuk di bawah.